latah, jangan sampai jadi kebiasaan. pesan saya untuk kita sebagai penerus bangsa Indonesia. Mari kita harus berani berproduksi dan berkreatifitas. Jangan hanya bisa memberi komentar yang tidak saling mendukung. Punwalau tidak selengkap, semaju dan sekomplit punya wong londo, tapi mari kita saling mendukung. jikalau kita tidak ingin menggunakannya lalu siapa lagi yang akan memajukan bangsa ini ?
kali ini tentang keberadaan sebuah website yang berakhiran .id, sebagai identitas kita anak bangsa Indonesia tentu harus bangga dengan menggunakan nama ini. Jangan sampai kita risih jika disebut sebagai orang Indonesia, tapi hal ini bisa saja terjadi. Bagaimana bisa rasa risih dengan kebangsaan Indonesia ?
bisa saja terjadi, kita punya situs merasa lebih global dan lebih mendunia jika menggunakan .com. tapi jika menggunakan .id serasa hanya untuk orang indonesia, karena berakhiran .id yang memang milik bangsa Indonesia. Ini zamannya internet bung/non, mau .dotdot (jikalau ada domain berakhiran .dotdot) kek pasti terbaca dengan baik oleh dunia cyber yang ingin mengaksesnya. apalagi mesin pencari di internet, tentu bisa mencarinya dengan baik. Tinggal masalah bahasa, apakah kita ingin menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa yang mudah dipahami oleh semua orang ? (bhs inggris, arab, china maksud e)
Di sisi lain, jika kita benar-benar sebagai bangsa yang rajin dan memang sangat ramah terhadap tamu. tentu kita tidak merasa canggung untuk mengakui jika kita bisa atas apa-apa yang kita bisa/punya. Misal kita punya tim pengembang linux, tapi kenapa tidak bisa maju dan menyaingi si ubuntu, redhat, knopix dll ? sebenarnya masalahnya adalah kita lebih yakin dan percaya dengan apa-apa yang dikatakan oleh tim iklan dari dunia.